
Hujan mengubah daya cengkeram, jarak pandang, suhu tubuh, dan perilaku pengguna jalan lain. Riding saat hujan bukan sekadar memakai jas hujan; pengendara perlu mengurangi tuntutan pada motor dan memberi lebih banyak waktu untuk melihat serta mengerem.
Pantau BMKG dan kondisi nyata. Bila hujan sangat lebat, angin kuat, genangan tidak terlihat, atau pandangan rendah, berhenti di tempat aman.
Penyesuaian dasar di jalan basah
Kurangi kecepatan sebelum tikungan atau permukaan mengilap. Lakukan perubahan gas, kemudi, dan rem dengan halus.
| Situasi | Tindakan | Hindari |
|---|---|---|
| Hujan baru turun | Tambah jarak | Rem keras |
| Visor berembun | Berhenti dan bersihkan | Mengusap sambil jalan |
| Genangan | Pelankan sebelum masuk | Berbelok mendadak |
| Hujan lebat | Cari bangunan aman | Berteduh di bawah pohon |
Jarak dan visibilitas
Air dari kendaraan besar dapat menutup pandangan. Hindari bertahan di sampingnya dan jangan hanya mengikuti lampu belakang kendaraan depan.
- Nyalakan lampu sesuai aturan.
- Bersihkan visor sebelum berangkat.
- Gunakan jas hujan yang tidak berkibar.
- Periksa ban dan rem.
- Simpan lap visor agar mudah dijangkau.
- Tambah jarak pengereman.
Pengereman yang tenang
Mulai mengurangi kecepatan lebih awal dan gunakan rem secara progresif sambil menjaga motor setegak mungkin.
Marka, pelat logam, daun basah, dan pasir dapat licin. Lewati tanpa perubahan gas atau kemudi mendadak.
Kapan harus berhenti atau mengubah rencana?
Berhenti bila pandangan tidak memadai, tubuh menggigil, rem berubah, atau jalan tergenang tanpa jalur yang terlihat.
Panduan terkait
Lengkapi kebiasaan aman melalui panduan riding motor Empire88.
Pertanyaan umum
Apakah hazard perlu dinyalakan saat bergerak?
Ikuti fungsi dan aturan kendaraan; prioritaskan lampu utama, jarak, dan posisi.
Bagaimana jika visor berembun?
Berhenti aman, bersihkan, dan atur ventilasi.
Jas hujan seperti apa yang aman?
Pilih yang pas dan tidak memiliki bagian longgar yang dapat tersangkut.